Melalui Terowong 55 (Ulang Tahun Dewan Bahasa dan Pustaka)

MELALUI Terowong 55, jalannya tak mudah
Bertemu Amsal dan kiasnya memilin wasangka kelabu
Jalannya licin, gelincirnya berlumut hijau tebal
Kerikil tajam menikam, pecahan kaca merejam
Besi berkarat warisan krisis, namun kita tidak pesimis
Trektor dikendali aspalnya ditar, mengutuh kembali.